Bukan Cuma Jual Listrik! Lewat Coreboost 2.0, PLN Jatim Incar Gurita Bisnis 'Beyond kWh'
![]() |
| Ilustrasi - Ekosistem kendaraan listrik. Foto : Gemini AI |
Jatimview.com, SURABAYA - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur resmi meluncurkan Coreboost 2.0 (Collaborative Revenue Boost) di Surabaya pada Senin (25/5/2026).
Strategi transformasi ini memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memacu pertumbuhan bisnis ketenagalistrikan serta layanan non-listrik (beyond kWh) secara terintegrasi. Langkah nyata ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PLN dengan sejumlah sektor perbankan (Mandiri, BSI, BNI, BRI, BTN, KB Bukopin) serta deretan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) otomotif terkemuka (Hyundai, BYD Haka Auto, BYD Arista, Wuling Motors, dan Indomobil Group).
Direktur Legal & Human Capital PT PLN (Persero), Yusuf Didi Setiarto mengatakan, langkah ini menjawab tantangan industri energi 2026 sekaligus mendukung agenda nasional transisi energi bersih, hilirisasi industri dan percepatan investasi, sekaligus mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Jatim.
Menurutnya, Coreboost 2.0 mampu menghadirkan transformasi bisnis yang lebih adaptif, lincah (agile), dan berorientasi langsung pada kebutuhan pelanggan di era transisi energi.
"PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra solusi energi dan bisnis. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan nilai tambah yang konkret bagi pelanggan," ujar General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir dikutip dalam siaran pers, Rabu (27/5/2026).
Adapun program Coreboost 2.0 mencakup pengembangan Integrated Business Solution, mulai dari penjualan tenaga listrik, layanan hijau seperti Renewable Energy Certificate (REC) dan rooftop solar PV, konektivitas digital, hingga optimalisasi aset.
Sektor kendaraan listrik menjadi salah satu fokus utama seiring tren positif di Jatim, di mana populasi EV telah menembus angka 24.500 unit hingga akhir 2025. Guna menopang pertumbuhan tersebut, PLN UID Jawa Timur sejauh ini telah mengoperasikan 302 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 162 lokasi strategis.
Melalui kemitraan strategis ini, PLN UID Jatim optimis dapat menciptakan efek domino (multiplier effect) yang besar bagi pertumbuhan industri lokal, percepatan investasi, serta penguatan ketahanan energi nasional berbasis energi bersih.
Penulis : Peni Widarti
Editor : Redaksi

Posting Komentar