Didukung Glencore hingga Ping An, Merdeka Gold Resources Siap IPO di Bursa Hong Kong

Tampak dari atas lokasi tambang emas yang dikelola Merdeka Gold Resources. Foto : MDKA

Jatimview.com, JAKARTA - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengantongi dukungan investor global terkemuka untuk rencana pencatatan saham di Bursa Efek Hong Kong (HKEX).

Dukungan ini menjadi sinyal kepercayaan internasional terhadap prospek Tambang Emas Pani di Gorontalo, salah satu proyek emas terbesar yang tengah dikembangkan di Asia.

Daftar investor utama atau cornerstone investors mencakup pemain industri strategis dan keuangan global. Dari sektor industri, terdapat Wanguo Gold Group Limited, CNGR (Hong Kong Material Science & Technology) Co. Limited, Mercuria Holdings (Singapore) Pte. Ltd., Trafigura Pte. Ltd., Glencore International AG, serta Intera Mining Investment Limited milik JCHX Mining Management Co Ltd.

Untuk investor keuangan, nama-nama yang terlibat antara lain Ping An of China Asset Management (Hong Kong) Company Limited, GF (Guangfa) Fund Management Co., Ltd., Eurus Holdings SPC (ORIX), Dymon Asia Multi-Strategy Investment Master Fund, dan Wind Sabre Fund SPC.

Presiden Direktur Merdeka Gold Resources, Boyke P. Abidin, menyatakan komitmen tersebut mencerminkan kepercayaan terhadap kualitas Tambang Emas Pani.

“Komitmen investor global dalam transaksi ini mencerminkan kepercayaan terhadap kualitas Tambang Emas Pani, kemampuan eksekusi Perseroan, serta prospek pertumbuhan jangka panjang yang kami miliki,” katanya dalam siaran pers, Selasa (17/6/2026).

Masa penawaran kepada investor institusi internasional atau bookbuilding dimulai Rabu ini hingga 23 Juni 2026. Investor cornerstone berkomitmen menyerap 49,9% dari jumlah saham pada penawaran dasar, sesuai batas maksimum aturan HKEX. Total penawaran global mewakili sekitar 7% dari modal ditempatkan Perseroan setelah opsi greenshoe.

Seluruh saham yang ditawarkan adalah saham sekunder milik pemegang saham minoritas. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebagai pengendali tidak melepas kepemilikan strategisnya di Merdeka Gold Resources.

Tambang Emas Pani saat ini memasuki fase pertumbuhan produksi. Setelah IPO di BEI pada 2025, Perseroan mencatatkan first gold pour Februari 2026 dan penjualan emas perdana Maret 2026.

Per 31 Desember 2025, Tambang Emas Pani memiliki sumber daya mineral 7,0 juta ounces emas dan cadangan bijih 5,2 juta ounces emas. Sumber daya tersebut baru berasal dari area 135 hektar di sekitar pit utama Pani, dari total konsesi 14.670 hektar, menunjukkan potensi eksplorasi yang masih besar.

Hasil pengeboran enam bulan di Prospek Kolokoa, 1 kilometer dari pit utama, menambah sekitar 445.000 ounces emas. Dengan demikian, total estimasi sumber daya mineral naik menjadi 7,4 juta ounces. Pengeboran lanjutan di bawah pit utama telah dimulai dan pengeboran di area Lone Pine akan dimulai semester II 2026.

Kapasitas pengolahan Tambang Emas Pani ditargetkan mencapai 22 juta ton per tahun pada 2028, dengan produksi puncak tahunan sekitar 545.000 ounces. Proyek ini juga memiliki estimasi life-of-mine all-in sustaining cost (AISC) sebelum royalti pemerintah sebesar US$794 per ounce.

Dalam aksi korporasi ini, UBS dan CITIC Securities berperan sebagai sponsor utama. Morgan Stanley, HSBC, CICC, dan Macquarie menjadi Joint Overall Coordinators, Joint Global Coordinators, serta Joint Bookrunners. Turut serta DBS, Mizuho, OCBC, UOB Kay Hian, Société Générale, Natixis, dan Crédit Agricole sebagai Joint Bookrunners dan Lead Managers.


Penulis          : Miko Krisna
Editor            : Peni Widarti
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Didukung Glencore hingga Ping An, Merdeka Gold Resources Siap IPO di Bursa Hong Kong
  • Didukung Glencore hingga Ping An, Merdeka Gold Resources Siap IPO di Bursa Hong Kong
  • Didukung Glencore hingga Ping An, Merdeka Gold Resources Siap IPO di Bursa Hong Kong
  • Didukung Glencore hingga Ping An, Merdeka Gold Resources Siap IPO di Bursa Hong Kong
  • Didukung Glencore hingga Ping An, Merdeka Gold Resources Siap IPO di Bursa Hong Kong
  • Didukung Glencore hingga Ping An, Merdeka Gold Resources Siap IPO di Bursa Hong Kong

Posting Komentar