10.000 Peternak Sapi Perah Jatim Siap "Naik Kelas" Digital, OJK Gandeng ILO Luncurkan ERP

Penguatan ekosistem susu sapi perah melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) 2026. Foto : OJK

Susu Sapi Perah Malang Raya Bakal Makin Cuan, Koperasi Jabung-Pasuruan-Tulungagung Jadi Percontohan

Jatimview.com, MALANG - Kabar baik bagi peternak susu sapi perah di Jawa Timur. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur bersama Kantor OJK Malang resmi memperkuat ekosistem susu sapi perah melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) 2026.

Langkah strategis itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman lintas pemangku kepentingan dalam peluncuran sistem Enterprise Resource Planning (ERP) hasil kolaborasi OJK dan International Labour Organization (ILO), Kamis (11/6/2026) di Malang.

Plh. Kepala OJK Provinsi Jawa Timur Horas V. M. Tarihoran menjelaskan, Program PED tahun ini berfokus pada penguatan ekosistem susu sapi perah di wilayah Malang Raya. Fokus utamanya meliputi peningkatan akses keuangan, penguatan kelembagaan koperasi, peningkatan kapasitas usaha peternak, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi di sektor jasa keuangan.

"Program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak,” ujar Horas dikutip dalam rilis Minggu (14/6/2026).

Nota Kesepahaman tersebut melibatkan pemerintah daerah, koperasi, akademisi, dan lembaga jasa keuangan sebagai mitra strategis. Komitmen bersama ini ditujukan untuk membangun ekosistem susu sapi perah yang berkelanjutan melalui pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan bagi pelaku sektor peternakan.

Momentum peluncuran ERP juga menjadi tonggak digitalisasi bagi tiga koperasi susu di Jawa Timur, yakni KAN Jabung Kabupaten Malang, KPSP Setia Kawan Kabupaten Pasuruan, dan KPUD Tani Wilis Kabupaten Tulungagung. Implementasi sistem tersebut diproyeksikan menjangkau sekitar 10.000 peternak anggota koperasi.

Sistem ERP diharapkan mampu meningkatkan efisiensi tata kelola usaha dan memperkuat rantai nilai industri susu sapi perah, mulai dari hulu hingga hilir.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mendorong daya saing sektor peternakan.

"Dengan semangat kolaborasi yang kuat dari seluruh pihak, kami optimistis ekosistem susu sapi perah Jawa Timur dapat menjadi model digitalisasi rantai nilai UMKM yang menginspirasi daerah lain di Indonesia,” kata Adi.

Sebagai bentuk dukungan nyata, sejumlah lembaga jasa keuangan turut menyerahkan akses keuangan secara simbolis kepada pelaku usaha peternakan. Lembaga tersebut antara lain Bank Rakyat Indonesia, Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, Bank UMKM Jawa Timur, BPRS Al Hijrah Thayibah, dan Jasindo.

Ke depan, OJK menyatakan akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Langkah itu dilakukan untuk memperluas akses keuangan, meningkatkan kapasitas pelaku usaha, dan mendorong digitalisasi sektor riil guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.


Penulis       : Peni Widarti
Editor         : Redaksi
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • 10.000 Peternak Sapi Perah Jatim Siap "Naik Kelas" Digital, OJK Gandeng ILO Luncurkan ERP
  • 10.000 Peternak Sapi Perah Jatim Siap "Naik Kelas" Digital, OJK Gandeng ILO Luncurkan ERP
  • 10.000 Peternak Sapi Perah Jatim Siap "Naik Kelas" Digital, OJK Gandeng ILO Luncurkan ERP
  • 10.000 Peternak Sapi Perah Jatim Siap "Naik Kelas" Digital, OJK Gandeng ILO Luncurkan ERP
  • 10.000 Peternak Sapi Perah Jatim Siap "Naik Kelas" Digital, OJK Gandeng ILO Luncurkan ERP
  • 10.000 Peternak Sapi Perah Jatim Siap "Naik Kelas" Digital, OJK Gandeng ILO Luncurkan ERP

Posting Komentar