Cegah Gangguan Operasional, TPK Ternate Perkuat Penerapan Planning & Control

Ruang integrated planning & control TPK Ternate. Foto : Pelindo


Jatimview.com, TERNATE - PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Ternate memperkuat penerapan planning & control untuk meningkatkan efisiensi dan kelancaran operasional terminal.

Penguatan dilakukan melalui perencanaan kegiatan yang lebih terukur serta koordinasi intensif dengan perusahaan pelayaran, regulator, dan pemangku kepentingan.

Langkah ini diambil untuk memastikan terminal memiliki informasi operasional lebih awal, mulai dari rencana kedatangan kapal, jumlah dan jenis muatan, rencana bongkar muat, hingga kebutuhan pelayanan. Informasi tersebut menjadi dasar menyiapkan peralatan, tenaga kerja, dan sumber daya pendukung sesuai kebutuhan.

Terminal Head TPK Ternate, Anwar Pae, mengatakan akurasi informasi dan koordinasi sejak tahap perencanaan menjadi kunci pelayanan di terminal.

"Planning & control memastikan setiap kegiatan direncanakan berdasarkan informasi yang akurat dan dipahami oleh seluruh pihak yang terlibat. Dengan perencanaan yang semakin baik, kami dapat menyiapkan sumber daya secara lebih tepat sekaligus mengantisipasi potensi risiko sejak awal,” ujar Anwar dalam rilis, Rabu (2/9/2026).

Antisipasi Risiko Sejak Tahap Perencanaan

Anwar menyebut koordinasi dengan perusahaan pelayaran atau _shipping line_ sangat penting karena dinamika jadwal kapal dan muatan berpengaruh langsung terhadap kesiapan operasional terminal. 

Pertukaran informasi yang dilakukan lebih awal memberi ruang bagi terminal melakukan penyesuaian jika ada perubahan rencana. Dengan begitu, potensi ketidaksesuaian informasi, perubahan jadwal, maupun kendala kesiapan sumber daya bisa diidentifikasi lebih dini.

“Kami ingin membangun pola kerja yang semakin proaktif. Potensi risiko harus dapat diidentifikasi sejak tahap perencanaan, bukan ketika gangguan sudah terjadi di lapangan. Karena itu, komunikasi dan kesamaan informasi dengan shipping line, regulator, serta pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian penting dalam planning & control,” tambah Anwar.

KSOP Ternate: Sinergi Kunci Kelancaran Logistik

Penguatan perencanaan dan koordinasi tersebut mendapat dukungan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ternate. Kepala KSOP Ternate, Rushan Muhammad, menegaskan kesamaan informasi antarpemangku kepentingan dibutuhkan untuk pelayanan kepelabuhanan yang efektif.

“Dalam kegiatan kepelabuhanan, koordinasi dan kesamaan informasi antarpemangku kepentingan sangat penting. Perencanaan dan komunikasi yang dilakukan sejak awal membuat setiap pihak dapat mempersiapkan kebutuhan operasional secara lebih tepat, sehingga potensi gangguan dapat diminimalkan dan pelayanan kepada pengguna jasa dapat berjalan dengan baik,” ujar Rushan.

Menurut Rushan, sinergi antara regulator, operator terminal, perusahaan pelayaran, dan pemangku kepentingan lainnya perlu terus diperkuat agar setiap tahapan pelayanan kepelabuhanan dapat berjalan terkoordinasi.

PT Pelindo Terminal Petikemas menyatakan akan terus memperkuat mekanisme koordinasi dan pertukaran informasi dengan regulator, perusahaan pelayaran, serta pemangku kepentingan terkait.

Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga kelancaran pelayanan terminal sekaligus mendukung arus logistik dan konektivitas wilayah Maluku Utara.




Penulis           : Peni Widarti
Editor             : Redaksi















Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Cegah Gangguan Operasional, TPK Ternate Perkuat Penerapan Planning & Control
  • Cegah Gangguan Operasional, TPK Ternate Perkuat Penerapan Planning & Control
  • Cegah Gangguan Operasional, TPK Ternate Perkuat Penerapan Planning & Control
  • Cegah Gangguan Operasional, TPK Ternate Perkuat Penerapan Planning & Control
  • Cegah Gangguan Operasional, TPK Ternate Perkuat Penerapan Planning & Control
  • Cegah Gangguan Operasional, TPK Ternate Perkuat Penerapan Planning & Control

Posting Komentar