Mendaki Arjuno-Welirang Via Sumber Brantas, Lelah Dibayar Lunas Sama Lautan Awan
![]() |
| Pendaki Gunung Welirang menikmati indahnya lautan awan. Foto : Peni Widarti |
Jatimview.com, BATU - Kalau ditanya jalur pendakian paling "ramai" di Jawa Timur saat liburan, jawabannya hampir pasti: Arjuno-Welirang via Sumber Brantas, Cangar - Batu.
Bukan tanpa alasan. Satu jalur ini bisa nganterin kamu ke 4 puncak sekaligus di atas 3.000 mdpl. Gak heran kalau kuota 200 orang bisa jebol jadi hampir 500 orang pas musim liburan tiba.
"Harusnya cuma 200. Tapi ini kebobol terus," kata Dadang Suhendro, Manggala Agni Pos Perizinan Arjuno-Welirang via Sumber Brantas.
Dimulai dari Pickup Rp25 Ribu
Petualangan dimulai dari basecamp. Dari sini kamu gak perlu jalan kaki jauh-jauh. Cukup naik pickup 30 menit dengan ongkos Rp25.000/orang, langsung diantar sampai Pintu Rimba.
Begitu kaki menginjak tanah di Pintu Rimba, hawa hutan langsung menyambut. Jalurnya masih teduh, masih bisa sambil bercanda. Tapi tunggu sampai Pos 3.
"Tanjakan Tidak Ada Ampun"
Nah, dari Pos 3 menuju Lembah Lengkehan ini PR-nya. Pendaki menyebutnya "tanjakan tidak ada ampun". 6-7 jam jalan normal, bisa lebih kalau kamu tipe yang suka foto-foto.
Musim kemarau bikin jalur berdebu. Napas jadi berat, kaki makin njarem. Di beberapa titik kamu bakal menemukan lubang tanah dan batu yang ngebul. Uap panasnya katanya dari belerang. Keren sih, tapi jangan kelamaan karena uap itu bahaya buat pernapasan dan bisa bikin pusing.
Lembah Lengkehan: Obat Lelah Paling Manjur
Dan pas kamu udah ngos-ngosan, ngeluh, terus mikir "kok masih jauh banget", tiba-tiba... plok! Kamu masuk Lembah Lengkehan.
Ini dia area camp yang bikin semua capek lunas. Pepohonan cantigi berdiri cantik, rantingnya meliuk eksotis. Kalau beruntung, kamu bakal disuguhi lautan awan yang mengalir pelan dari kejauhan. Dinginnya? Bisa sampai minus 2°C. Kabut tebal datang pas menjelang maghrib, hingga menutup tenda.
"Makanya jas hujan dipakai dulu baru jaket. Di sini fungsinya bukan buat hujan aja, tapi buat nahan dingin," ujar Dadang.
Tinggal Pilih: Welirang, Arjuno, atau Kembar
Dari Lengkehan, kamu bebas mau summit ke mana. Mau ke Welirang? 2,5 jam naik. PP 5 jam.
Jalurnya otomatis lewat Gunung Kembar 1 dulu. Mau ke Arjuno? Siapin tenaga 6 jam. Ada juga Gunung Kembar 2 buat yang energinya masih sisa.
Gak heran kalau jalur ini dijuluki "One-Four Summit". Sekali nanjak, 4 puncak bisa disikat.
Tapi Ingat, Jangan Asal Berangkat
Di balik indahnya, ada PR besar. Animo pendaki, terutama pemula, lagi tinggi-tingginya. Banyak yang berangkat modal nekat.
"Kalau dulu persiapan 1-2 bulan. Sekarang ada uang, langsung berangkat," kata Dadang sambil geleng-geleng.
Belum lagi soal sampah. Babi hutan mulai sering muncul bukan karena ganas, tapi karena ulah kita sendiri. Sisa makanan dibuang, plastik gak dibawa turun.
Petugas juga sudah siaga. 9 ranger berjaga di atas, jalur dipusatkan di 1 titik, dan ada jalur khusus buat evakuasi.
Worth It Gak ? Jawabannya: banget.
Bayar capek 7 jam, bayar debu, bayar dingin, semuanya kebayar pas kamu duduk di Lengkehan sambil lihat langit berubah warna.
Arjuno-Welirang via Sumber Brantas bukan cuma soal sampai puncak. Tapi soal proses. Soal ngerasain "tanjakan tidak ada ampun", terus disembuhin sama cantigi dan lautan awan.
Enrik Yuwono, salah seorang pendaki mengakui pendakian Arjuno - Welirang via Sumber Brantas ini masih cukup nyaman dilalui. Meski trek didominasi tanah dengan tanjakan yang cukup panjang.
"Di musim kemarau ini beberapa titik menuju Kembar 1, Kembar 2, hingga Welirang menjadi sangat berdebu karena tanah berpasir dan kerikil, sehingga perlu ekstra hati-hati saat melakukan tracking terutama saat turun," ungkapnya.
Selain itu, vegetasi masih cukup rapat dan pemandangan tetap sangat indah. Angin di area puncak cukup kencang serta suhu sangat dingin hingga minus, terutama menjelang pagi.
Menurutnya, perlu persiapan fisik dan peralatan yang memadai seperti jaket hangat dan anti angin, tracking pole hingga sepatu dengan grip yang memadai.
"Jalur Sumber Brantas ini cukup ramai tidak seperti jalur lainnya, hanya saja pendaki harus berjuang membawa persediaan air untuk keperluan selama di area camp, karena di jalur ini tidak ada sumber air sama sekali," imbuhnya.
Jadi, kapan giliran kamu?
Info penting:
1. Tiket masuk : Rp25.000/hari
2. Kuota: 200 orang/hari. Wajib daftar online.
3. Transport: Pickup basecamp - Pintu Rimba Rp25.000/orang.
4. Tiket masuk kawasan Brakseng (Pintu Rimba) : Rp5.000/orang
5. Estimasi: Basecamp - Lengkehan 6-7 jam. Lengkehan - Welirang 2,5 jam. Lengkehan - Arjuno 6 jam. (tidak termasuk arah kembali turun)
6. Wajib bawa: Jas hujan, jaket tebal, thermal blanked /selimut darurat, perlengkapan penting lainnya.



Posting Komentar